Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan SNI 2007

June 7, 2014
By
analisa rab sni exel

RAB BANGUNAN GEDUNG

Analisa Harga Satuan Pekerjaan File ini RAB Berupa FILE EXEL yang sudah di modifikasi sehingga ter intregrasi antara HARGA UPAH, HARGA MATRIAL, ANALISA dan URAIAN PEKERJAAN. Anda tinggal memasukan HHARGA yang biasa anda beli dan  UPAH KERJA . SECARA OTOMATIS HARGA didalam ANALISA HARGA SATUAN BERUBAH.

Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan SNI 2007

Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan SNI 2007

Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan SNI 2007

  ANALISA BIAYA KONSTRUKSI (1.1 MiB, 101,991 hits)


DAN FILE INIPUN DAPAT MEREKAP KEBUTUHAN BAHAN.

SILAHKAN DOWNLOAD file DISINI ATAU KLIK GAMBAR BUKU

  ANALISA BIAYA KONSTRUKSI (1.1 MiB, 101,991 hits)


BANYAK YANG MENANYAKAN ANALISA SNI 2008, ANALISA SNI 2007 DAN 2008 SETELAH SAYA LIHAT TIDAK ADA BEDA DALAM INDEX HARGA SATUAN, YANG MEMBEDAKAN HANYA CARA PENULISANNYA, DAN KODE SNI NYA SAJA.

baca selanjutnya mengenai DAFTAR ISI ANALISA yang TERDAPAT DALAM FILE EXEL.

DAFTAR ISI ANALISA BIAYA KONSTRUKSI
DENGAN MENGGUNAKAN INDEX STANDAR NASIONAL INDONESIA

SNI DT 91 -0006-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah
untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

6.1 Menggali 1 m3 tanah biasa sedalam 1 meter
6.2 Menggali 1 m3 tanah biasa sedalam 2 meter
6.3 Menggali 1 m3 tanah biasa sedalam 3 meter
6.4 Menggali 1 m3 tanah keras sedalam 1 meter
6.5 Menggali 1 m3 tanah cadas sedalam 1 meter
6.6 Menggali 1 m3 tanah lumpur sedalam 1 meter
6.7 Mengerjakan 1 m2 stripping tebing setinggi 1 meter
6.8 Membuang 1 m3 tanah sejauh 30 meter
6.9 Mengurug kembali 1 m3 galian
6.10 Memadatkan 1 m3 tanah (per 20 cm)
6.11 Mengurug 1 m3 pasir urug
6.12 Memasang 1 m3 Lapisan pudel campuran 1 KP : 3 PP : 7 TL
6.13 Memasang 1 m3 Lapisan pudel campuran 1 KP : 5 TL
6.14 Memasang 1 m2 lapisan ijuk tebal 10 cm
6.15 Mengurug 1 m3 sirtu padat untuk peninggian lantai bangunan

SNI DT 91 -0007-2006
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi
untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan pondasi
6.1 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 3 PP
6.2 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 4 PP
6.3 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 5 PP
6.4 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 6 PP
6.5 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 8 PP
6.6 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 KP : 1 SM : 2 PP
6.7 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1 PC : 3 KP : 10 PP
6.8 Memasang 1 m3 pondasi batu belah, campuran 1/4 PC : 1 KP : 4 PP
6.9 Memasang 1 m3 batu kosong (aanstamping)
6.10 Memasang 1 m3 pondasi siklop, 60% beton campuran 1 PC : 2 PB : 3 KR dan 40% batu belah
6.11 Memasang 1 m3 pondasi sumuran, diameter 100 cm

SNI DT 91 -0008-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton
untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

6.1 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,87
6.2 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9,8 MPa (K 125), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,78
6.3 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12,2 MPa (K 150), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,72
6.4 Membuat 1 m3 lantai kerja beton mutu f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (3-6) cm, w/c = 0,87
6.5 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14,5 MPa (K 175), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,66
6.6 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16,9 MPa (K 200), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,61
6.7 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19,3 MPa (K 225), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,58
6.8 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21,7 MPa (K 250), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,56
6.9 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24,0 MPa (K 275), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,53
6.10 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26,4 MPa (K 300), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,52
6.11 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28,8 MPa (K 325), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,49
6.12 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31,2 MPa (K 350), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,48
6.13 Membuat 1 m3 beton kedap air dengan strorox – 100
6.14 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 150 mm
6.15 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 200 mm
6.16 Membuat 1 m’ PVC Waterstop lebar 230 mm – 320 mm
6.17 Pembesian 10 kg dengan besi polos atau besi ulir
6.18 Memasang 10 kg kabel presstressed polos/strands
6.19 Memasang 10 kg jaring kawat baja/wire mesh
6.20 Memasang 1 m2 bekisting untuk pondasi
6.21 Memasang 1 m2 bekisting untuk sloof
6.22 Memasang 1 m2 bekisting untuk kolom
6.23 Memasang 1 m2 bekisting untuk balok
6.24 Memasang 1 m2 bekisting untuk lantai
6.25 Memasang 1 m2 bekisting untuk dinding
6.26 Memasang 1 m2 bekisting untuk tangga
6.27 Memasang 1 m2 jembatan untuk pengecoran beton
6.28 Membuat 1 m3 pondasi beton bertulang (150 kg besi + bekisting)
6.29 Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting)
6.31 Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting)
6.32 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (150 kg besi + bekisting) 12
6.33 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (150 kg besi + bekisting)
6.34 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (200 kg besi + bekisting)
6.35 Membuat 1 m’ kolom praktis beton bertulang (11 x 11) cm
6.36 Membuat 1 m’ ring balok beton bertulang (10 x 15) cm
A.1 Membuat 1 m3 beton f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,87

SNI DT 91 -0009-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan dinding
untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

6.1 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 2 PP
6.2 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.3 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 4 PP
6.4 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 5 PP
6.5 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 6 PP
6.6 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1 bata, campuran spesi 1 PC : 3 KP : 10 PP
6.7 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 2 PP
6.8 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.9 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 4 PP
6.10 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 5 PP
6.11 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 6 PP
6.12 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 8 PP
6.13 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 PC : 3 KP : 10 PP
6.14 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 KP : 1 SM : 1 PP
6.15 Memasang 1 m2 dinding bata merah ukuran (5 x 11 x 22) cm tebal 1/2 bata, campuran spesi 1 KP : 1 SM : 2 PP
6.16 Memasang 1 m2 dinding HB 20 , campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.17 Memasang 1 m2 dinding HB 20, cam puran spesi 1 PC : 4 PP
6.18 Memasang 1 m2 dinding HB 15, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.19 Memasang 1 m2 dinding HB 15, campuran spesi 1 PC : 4 PP
6.20 Memasang 1 m2 dinding HB 10, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.21 Memasang 1 m2 dinding HB 10, campuran spesi 1 PC : 4 PP
6.22 Memasang 1 m2 dinding terawang (roster) ukuran (12 x 11 x 24) cm, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.23 Memasang 1 m2 dinding terawang (roster) ukuran (12 x 11 x 24) cm, campuran spesi 1 PC : 4 PP
6.24 Memasang 1 m2 dinding bata berongga ekspose ukuran (5 x 11 x 24) cm, campuran spesi 1 PC : 3 PP

SNI DT 91 -0010-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan
plesteran untuk konstruksi bangunan
gedung dan perumahan

6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan plesteran 6.1 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 1 PP, tebal 15 mm
6.2 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 2 PP, tebal 15 mm
6.3 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 3 PP, tebal 15 mm
6.4 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 15 mm
6.5 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm
6.6 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 15 mm
6.7 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 7 PP, tebal 15 mm
6.8 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 8 PP, tebal 15 mm
6.9 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 1/2 KP : 3 PP, tebal 15 mm
6.10 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 2 KP : 8 PP, tebal 15 mm
6.11 memasang 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 1 PP, tebal 15 mm
6.12 Memasang 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 2 PP, tebal 15 mm
6.13 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 2 PP, tebal 20 mm
6.14 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 3 PP, tebal 20 mm
6.15 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 20 mm
6.16 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 20 mm
6.17 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 20 mm
6.18 Memasang 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 2 PP, tebal 20 mm
6.19 Memasang 1 m2 Berapen 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm
6.20 Memasang 1 m’ Plesteran Skoning 1 PC : 2 PP, lebar 10 mm
6.21 Memasang 1 m2 Plesteran Granit , 1 PC : 2 Granit, tebal 10 mm
6.22 Memasang 1 m2 Plesteran Teraso , 1 PC : 2 Batu Teraso, tebal 10 mm
6.23 Memasang 1 m2 Plesteran Ciprat 1 PC : 2 PP
6.24 Memasang 1 m2 finishing siar pasangan dinding bata merah (=20 m’)
6.25 Memasang 1 m2 finishing siar pasangan dinding conblock ekspose (=8 m’)
6.26 Memasang 1 m2 finishing siar pasangan batu kali adukan 1 PC : 2 PP
6.27 Memasang 1 m2 acian

SNI DT 91-0011-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan kayu
untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

6.1 Membuat dan memasang 1 m3 kusen pintu dan kusen jendela, kayu kelas I
6.2 Membuat dan memasang 1 m3 kusen pintu dan kusen jendela, kayu kelas II atau III
6.3 Membuat dan memasang 1 m2 pintu klamp standar, kayu kelas II
6.4 Membuat dan memasang 1 m2 pintu klamp sederhana, kayu kelas III
6.5 Membuat dan memasang 1 m2 daun pintu panel, kayu kelas I atau II
6.6 Membuat dan memasang 1 m2 pintu dan jendela kaca, kayu kelas I atau II
6.7 Membuat dan memasang 1 m2 pintu dan jendela jalusi kayu kelas I atau II
6.8 Membuat 1 m2 daun pintu kayu lapis (plywood) rangkap, rangka tertutup kayu kelas II (lebar sampai 90 cm)
6.9 Membuat 1 m2 pintu plywood rangkap, rangka expose kayu kelas I atau II
6.10 Memasang 1 m2 jalusi kusen, kayu kelas I atau II
6.11 Memasang 1 m2 teakwood rangkap, rangka expose kayu kelas I
6.12 Memasang 1 m2 teakwood rangkap lapis formika, rangka expose kayu kelas II
6.13 Memasang 1 m3 konstruksi kuda-kuda konvensional, kayu kelas I, II dan III bentang 6 meter
6.14 Memasang 1 m3 konstruksi kuda-kuda expose, kayu kelas I
6.15 Memasang 1 m3 konstruksi gordeng, kayu kelas II
6.16 Memasang 1 m2 rangka atap genteng keramik, kayu kelas II
6.17 Memasang 1 m2 rangka atap genteng beton, kayu kelas II
6.18 Memasang 1 m2 rangka atap sirap, kayu kelas II
6.19 Memasang 1 m2 rangka langit-langit (50 x 100) cm, kayu kelas II atau III
6.20 Memasang 1 m2 rangka langit-langit (60 x 60) cm, kayu kelas II atau III
6.21 Memasang 1 m1 lisplank ukuran (3 x 20) cm, kayu kelas I atau kelas II
6.22 Memasang 1 m1 lisplank ukuran (3 x 30) cm, kayu kelas I atau kelas II
6.23 Memasang 1 m2 rangka dinding pemisah (60 x 120) cm kayu kelas II atau III
6.24 Memasang 1 m2 dinding pemisah teakwood rangkap, rangka kayu kelas II
6.25 Memasang 1 m2 dinding pemisah plywood rangkap, rangka kayu kelas II
6.26 Memasang 1 m2 dinding lambriziring dari papan kayu kelas I
6.27 Memasang 1 m2 dinding lambriziring dari plywood ukuran (120 x 240) cm
6.28 Memasang 1 m2 dinding bilik, rangka kayu kelas III atau IV

SNI DT 91 -0012-2007
Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan
penutup lantai dan dinding untuk konstruksi
bangunan gedung dan perumahan

6.1 Memasang 1 m2 lantai ubin PC abu-abu ukuran (40 x 40) cm
6.2 Memasang 1 m2 lantai ubin PC abu-abu ukuran (30 x 30) cm
6.3 Memasang 1 m2 lantai ubin PC abu-abu ukuran (20 x 20) cm
6.4 Memasang 1 m2 lantai ubin warna ukuran (40 x 40) cm
6.5 Memasang 1 m2 lantai ubin warna ukuran (30 x 30) cm
6.6 Memasang 1 m2 lantai ubin warna ukuran (20 x 20) cm
6.7 Memasang 1 m2 lantai ubin teraso ukuran (40 x 40) cm
6.8 Memasang 1 m2 lantai ubin teraso ukuran (30 x 30) cm
6.9 Memasang 1 m2 lantai ubin granit ukuran (40 x 40) cm
6.10 Memasang 1 m2 lantai ubin granit ukuran (30 x 30) cm
6.11 Memasang 1 m2 lantai ubin teralux ukuran (40 x 40) cm
6.12 Memasang 1 m2 lantai ubin teralux ukuran (30 x 30) cm
6.13 Memasang 1 m2 lantai ubin teralux marmer ukuran (60 x 60) cm
6.14 Memasang 1 m2 lantai ubin teralux marmer ukuran (40 x 40) cm
6.15 Memasang 1 m2 lantai ubin teralux marmer ukuran (30 x 30) cm
6.16 Memasang 1 m plint ubin PC abu-abu ukuran (15 x 20) cm
6.17 Memasang 1 m plint ubin PC abu-abu ukuran (10 x 30) cm
6.18 Memasang 1 m plint ubin PC abu-abu ukuran (10 x 40) cm
6.19 Memasang 1 m plint ubin PC warna ukuran (10 x 20) cm
6.20 Memasang 1 m plint ubin PC warna ukuran (10 x 30) cm
6.21 Memasang 1 m plint ubin PC warna ukuran (10 x 40) cm
6.22 Memasang 1 m plint ubin teraso ukuran (10 x 30) cm
6.23 Memasang 1 m plint ubin teraso ukuran (10 x 40) cm
6.24 Memasang 1 m plint ubin granit ukuran (10 x 40) cm
6.25 Memasang 1 m plint ubin granit ukuran (10 x 30) cm
6.26 Memasang 1 m plint ubin teralux kerang ukuran (10 x 40) cm
6.27 Memasang 1 m plint ubin teralux kerang ukuran (10 x 30) cm
6.28 Memasang 1 m plint ubin teralux marmer ukuran (10 x 60) cm
6.29 Memasang 1 m plint ubin teralux marmer ukuran (10 x 40) cm
6.30 Memasang 1 m plint ubin teralux marmer ukuran (10 x 30) cm
6.31 Memasang 1 m2 lantai teraso cor ditempat, tebal 3 cm
6.32 Memasang 1 m2 lantai keramik artistik ukuran (10 x 20) cm
6.33 Memasang 1 m2 lantai keramik artistik ukuran (10 x 10) cm atau (5 x 20) cm
6.34 Memasang 1 m2 lantai keramik ukuran (33 x 33) cm
6.35 Memasang 1 m2 lantai keramik ukuran (30 x 30) cm
6.36 Memasang 1 m2 lantai keramik ukuran (20 x 20) cm
6.37 Memasang 1 m2 lantai keramik ukuran (10 x 33) cm, variasi/border
6.38 Memasang 1 m2 lantai mosaik ukuran (30 x 30) cm, campuran spesi 1 PC : 3 PP
6.39 Memasang 1 m’ plint keramik ukuran (10 x 20) cm
6.40 Memasang 1 m’ plint keramik ukuran (10 x 10) cm
6.41 Memasang 1 m’ plint

 

 

share

Incoming search terms:

Share

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

51 Responses to Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan SNI 2007

  1. hery on January 6, 2009 at 9:53 pm

    bisa download analisa SNI

    • khristian mauko,A.Md on March 27, 2012 at 3:06 pm

      saya minta tolong kirimi saya analisa satuan pekerjaan untuk irigasi yang terbaru

    • effendi charly simatupaang on December 13, 2013 at 12:07 am

      saya minta izin mendwonload programnya mas..

  2. yudhi on January 11, 2009 at 6:21 am

    suwun kang.

  3. prant on January 12, 2009 at 8:56 pm

    gak bisa download nih…

  4. noni on January 15, 2009 at 12:09 pm

    Pak,kok aku gak bisa download filenya c?!
    mohon bantuannya
    makasih

  5. budiono on January 28, 2009 at 12:38 pm

    minta ijin download..maturnuwun atas programnya.

  6. darman on January 29, 2009 at 10:33 am

    sowon kang, ijin ayo

  7. Abdul hadi on February 18, 2009 at 5:07 pm

    dari dulu saya mencari data untuk menghitung analisa pekerjaan dan upah untuk bangunan gedung,saya buka situs kangasep.com.
    tapi pada saat akan saya download kok situs anda selalu eror.
    tolong beritahukan bagaimana cara mendownloadnya. trim’s

  8. darsiburian on February 24, 2009 at 11:00 am

    mauliate godang (terima kasih byk) ya akang….gbu

  9. santoso on March 5, 2009 at 5:01 pm

    kang saya ko ga bisa dowmnload ya pas saya klik gamabr utk download keluarnya tulisan”The page “http://kangasep.com/wp-content/files/AHS_2007_FOR_Office_2003.zi…” can’t be located” apa maksudnya ya? tks

  10. wiwin ariady on March 20, 2009 at 4:20 pm

    terima kasih sebelumnya ,kalau analisa untuk bina marga atau bikin jalan ada engga

  11. ramdani on March 24, 2009 at 12:32 pm

    Yah terima kasih kang. Nanti ku-review berdasarkan pengalaman di lapangan, mestinya tidak beda jauh.

  12. AKBAR TAMOAN on March 25, 2009 at 9:29 pm

    AKBAR BUTUH HARGA BAHAN BANGUNAN THN 2009

  13. dans on April 21, 2009 at 12:08 am

    hatur nuwun akang

  14. eko juandri on April 28, 2009 at 1:22 pm

    mau nanya, boleh ngak indeks dlm analisa di robah sesuai dengan kebutuhan lapangan untuk proyek pemerintah daerah??

  15. battang on May 25, 2009 at 12:09 pm

    makasih banyak kang …..
    ntar ditanyain lagi
    hehehehe

  16. dwich on May 27, 2009 at 2:40 pm

    Suwun mas. Apa spyn analisa jalan Bina Marga 2008. Suun Maneh

  17. musiam on June 3, 2009 at 6:00 pm

    kang kalo file pdf atau yang lainnya sebagai sumber asli dari (mungkin) pu.go.id punya yang lengkap gak? kalo akang punya saya juga mau untuk bukti keaslian filenya. saya baru dapat 0008-2007, 0011-2007, 0012-2007, 0014-2007 dan 3436-1994.
    Terima kasih

  18. gusnawansyah on June 10, 2009 at 9:50 am

    ass.wr.wb
    makasih banyak ya kang atas ilmunya.. mungkin saya gak bisa membalas kebaikannya.. jd mudah2an biar Tuhan yg akan membalas kebaikan kang asep. wass…

  19. Taufik Efendi on June 18, 2009 at 12:44 pm

    Matur nuhun katah, Mas. Mo tanya ni. Ada analisa K untuk jalan ga? Atau dimana bisa saya dapat? Matur nuhun malih. :)

  20. reno on June 27, 2009 at 9:23 pm

    makasih banyak pak atas sharing ilmunya

  21. yusuf on July 5, 2009 at 3:03 pm

    Haloo…
    SNI 03-3434-2002 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Kayu untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan –> tidak berlaku lagi… sejak 2007 akhir…keterangan di http://www.pu.go.id/satminkal/balitbang/SNI/news_full.asp?no=41

    pengganti yang baru mana ya…??? ada info..udah 2009 nih sekarang

  22. FEBRI on July 12, 2009 at 10:16 am

    MATOR SAKALANGKONG PAK ATAS BAGI2 ILMUNYA,MOGA BNYAK BRMANFAAT

  23. oon on July 16, 2009 at 9:29 pm

    ada ga sni bangunan pemerintah atau gedung bertingkat

  24. Ram on August 22, 2009 at 5:13 pm

    thanks 4 semuanya….

  25. dedeadam on September 19, 2009 at 3:32 pm

    thank’s atas sharing nya

  26. vega on October 10, 2009 at 12:38 pm

    terima kasih banyak kang asep…pastinya bermanfaat..

  27. Mahdi Widigdo on October 23, 2009 at 10:59 am

    Smoga kang asep sll mndptkn yang terbaik atas amal yang telah diberikan berupa ilmu pengetahuan ini..
    Terimakasih banyak dan sukses selalu..

  28. adriansyah on November 20, 2009 at 8:47 am

    Minta ijin untuk download kang..
    Semoga menjadi amal yang berguna di hari akhir nanti..
    Amin..

  29. Moch Ilyas on November 28, 2009 at 5:01 am

    moga amal kang asep diterima Allah SWT

  30. ruwi on December 21, 2009 at 2:39 pm

    Kank Asep memang hebring . . . . , tq kank , semoga kank asep semakin sukses

  31. ajdesmus on August 30, 2010 at 5:39 am

    hatur nuhun kang elmuna.

  32. Ari Ardian on September 19, 2010 at 6:37 am

    Hatur Nuhun Infona Kang asep

  33. yeddy on October 19, 2010 at 7:09 am

    wilujeng sukses kang asep.. hatur nuhun

  34. nunu on October 30, 2010 at 5:05 pm

    untung ada kang asep, ilmu jadi nambah, jadi bisa lebih jeli kalo hitung konstruksi ini. sukses buat kang asep,

  35. hendarto on November 11, 2010 at 5:40 am

    Trims, atas berbaginya….

  36. Rony on November 28, 2010 at 4:39 am

    Suwun kang, klo analisa harga satuan untuk jalan punya gak?

  37. gunawan wibisono on November 29, 2010 at 4:18 am

    bisa tdk kangasep bila, koefisien harga satuan untuk material dan pemasangan beton precast dibuatkan untuk pengguna bangunan bertingkat yang menggunakan beton precast fabrican untuk bisa menghitung analisa biaya nya. begitu juga dengan analisa pemasangan pipa beton jacking pipe kayanya belum ada tuh !
    Terima kasih atas perhatiannya, mohon untuk di buatkan.
    Terima kasih.
    Salam, Gunawan Wibisono.

  38. H.Deni Hendayana on December 24, 2010 at 12:47 pm

    Nuhun Kang Asep, Filena Ku abdi disedot,,, he he..

  39. Markaden on January 3, 2011 at 10:33 pm

    Kalo analisis satuan pekerjaan untuk bahan ferosemen (ferrocement) ada di mana ya, Kang?

    Nuwun.

  40. kibagus on March 28, 2011 at 6:38 pm

    matur nuwun kang…!
    sangat bermanfaat..!

  41. sumanto on April 6, 2011 at 9:17 pm

    kang ijin untuk down load ya..trimakasih

  42. AKBAR on April 24, 2011 at 9:48 am

    sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih kpd kang asep atas ilmunya.

    sy mau tanya:
    klo untuk analisa dan RAB buat bangun menara baja galvanis ada ga ya?

    trim’s

  43. oshforum on May 13, 2011 at 2:33 am

    kami dari FKM UNDIP Bagian Kesehatan Keselamatan Kerja, ingin menginformasikan bahwa ada seminar nasional mengenai K3 konstruksi dengan tema : “THE APPLICATION OF OSH PROFESSION IN INDUSTRY AND OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH CULTURE IN CONSTRUCTION SERVICES”

    Dengan Pembicara:
    1. Dr.dr Ari Suwondo, MPH (Dosen K3 FKM Undip).
    2. Ir. Ismet Somad M.Eng. (Direktur Eksekutif LSP K3 ICCOSH Jakarta)
    3. Rudy Wibowo Adji. H.S.E. Advisor. (PT. Petro China, Jambi. Sumatera)
    4. Ir. Triyoni .MT ( PT. Adhi Karya [Persero]).
    5. Ir. Anas Zaini Z. Ikhsan Ahli Utama K3 Konstruksi (Ketua Umum Asosiasi Ahli Konstruksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, A2K4-Indonesia).

    info lebih lengkap kunjungi : oshforum.blogspot.com

    terimakasih :)

  44. Yayayt Hidayat on July 17, 2011 at 6:11 am

    Terima Kasih atas tambahan ilmu yang berharga ini….

  45. susilo on July 17, 2011 at 1:14 pm

    Kang asep trima kasih atas ilmunya, sgt bermanfaat, semoga kang asep di murahkan rezekinya, amin

  46. puji mulyati on March 28, 2012 at 6:21 am

    minta ijin download ya……
    mau belajar ngitung biaya rumah he3…..
    semoga jadi amal kang asep

  47. syukur saleh on May 18, 2013 at 12:30 am

    Nuhun kang asep

  48. hpc_dien@yahoo.com on November 15, 2014 at 11:07 pm

    salam kenal, sy coba copy beberapa kali belum berhasil,apa bisa d email ke fahrudinsmartsaving@gmail.com
    matur nuwun

  49. tyh on November 22, 2014 at 5:56 am

    file excel nya di protek ya..saya boleh tau passwordnya gak yaa..
    terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *