Solusi Untuk UNWIM
Saturday, 24 January 2009 04:22
Bandung, (PR).-
Pengurus Yayasan Winaya Mukti mengajukan alternatif baru penanganan Unwim kepada Pemprov Jabar. Mereka yakin, Unwim dapat mandiri tanpa harus diserahkan pengelolaannya kepada perguruan tinggi lain. Caranya, Unwim membidik peluang sebagai penyelenggara pendidikan jabatan fungsional yang hingga kini belum ada sekolahnya. Alternatif ini diharapkan turut dipertimbangkan dalam rapat pimpinan di Gedung Sate.
“Ada 83 jabatan fungsional yang hingga kini belum ada sekolahnya. Dengan mengambil peluang ini, saya yakin Unwim bisa mandiri,” kata Ketua Pengurus Yayasan Winaya Mukti Sonny Djoko Santosa di Bandung, Jumat (23/1) siang.
Untuk dapat menyelenggarakan pendidikan jabatan fungsional, Unwim akan membuka program D-3. Kerja sama dijalin dengan pemprov untuk mendorong dinas-dinas yang ada menyekolahkan (calon) pegawai mereka ke Unwim. Kerja sama inilah yang akan menjamin eksistensi Unwim.
Menurut Sonny, keputusan menjadi penyelenggara pendidikan jabatan fungsional sesuai dengan visi Unwim yang dibuat pemprov, yakni sebagai pusat edukasi birokrasi. Penyerahan pengelolaan pada perguruan tinggi lain berpotensi memunculkan kesimpangsiuran soal visi karena PT jelas berorientasi pada ilmu pengetahuan.
Masukkan ke rapim
Sonny mendesak agar jalan alternatif ini, yakni peluang Unwim untuk mandiri, turut dipertimbangkan dalam rapim. “Kami siap untuk itu. Ke-176 dosen yang kami miliki saya kira tidak ada masalah untuk menyelenggarakan pendidikan jabatan fungsional,” ujarnya.
Alternatif menjadikan Unwim tetap mandiri merupakan hasil rapat antara pengurus yayasan dan jajaran rektorat di kampus Unwim sehari sebelumnya. Rapat digelar untuk terus mendesak Pemprov segera mengambil keputusan.
Menurut Rektor Unwim Endang Sufiadi, makin cepat keputusan diambil, makin baik. Terutama terkait nasib ribuan mahasiswa yang masih aktif dan kejelasan ada tidaknya penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2009/2010. “Kita tunggu keputusan Gubernur. Baru setelah itu, kita melangkah,” ucapnya.
Ketua Tim Penanganan Unwim Perry Soeparman ketika dihubungi melalui telefon menjanjikan minggu depan hasil rapim akan diinformasikan. (A-165)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Sabtu 24 Januari 2009
Salam kenal Kang